Sponsors Link

Pengertian Frasa Setara dan Bertingkat beserta Contohnya

Sponsors Link

Frasa setara dan bertingkat merupakan dua dari jenis-jenis frasa, selain dari contoh frasa nominacontoh frasa adjektiva dalam kalimat. Frasa setara merupakan gabungan dari dua kata yang masing-masing memiliki kedudukan yang setara dan sama-sama memiliki fungsi diterangkan (D). Dengan begitu, dua unsur dari kata yang ada dalam frasa ini sama-sama mempunyai kedudukan yang sangat penting dan tidak dapat dihapus ataupun dihilangkan salah satunya.

Sedangkan frasa bertingkat merupakan gabungan dari dua atau lebih kata yang tidak sederajat serta memiliki unsur D, yaitu diterangkan dan unsur M, yaitu menerangkan. Dalam frasa ini , unsur M, dianggap sebagai unsur pelengkap dan dapat dihilangkan dalam frasa tersebut.

Contoh frasa setara :

  1. Ibu guru sedang menceritakan dongeng asal-usul terjadinya selat Bali.
  2. Andi dan Budi bukanlah pasangan kakak adik.
  3. Pengedar narkoba itu sudah beberapa kali keluar masuk penjara.
  4. Mereka adalah sepasang suami istri yang ingin mengadopsi bayi yang ditemukan warga di pinggir jalan tersebut.
  5. Setiap hari, ia pulang pergi Jakarta-Bandung menggunakan kereta api.
  6. Berita sepeda motor yang hilang tersebut ternyata milik Andi.
  7. Sejak kecil, Ani sudah yatim piatu, ayah ibunya meninggal dalam kecelakaan pesawat.
  8. Kami diminta Bu guru untuk mengumpulkan foto hitam putih ukuran 3×4.
  9. Setiap jumat, seluruh siswa siswi wajib mengikuti senam bersama di sekolah.
  10. Kabut tebal menutupi kanan kiri pegunungan itu.

Contoh frasa bertingkat :

  1. Kakek sedang membaca koran di teras depan. (unsur M : sedang, unsur D : membaca)
  2. Kakak membeli beberapa bibit jambu dari Bogor. (unsur M : dari, unsur D : Bogor)
  3. Ia membeli apartemen mewah itu dari hasil keringatnya. (unsur M : mewah, unsur D : apartemen)
  4. Rini tengah merapikan buku-buku di perpustakaan sekolah. (unsur M : tengah, unsur D : merapikan)
  5. Pelaku begal yang ditangkap aparat itu adalah seorang siswa SMA. (unsur M : SMA, unsur D : siswa)
  6. Ayahku bekerja sebagai karyawan swasta di perusahaan batubara. (unsur M : swasta, unsur D : karyawan)
  7. Kami meminjam beberapa buku cerita dari perpustakaan keliling. (unsur M : beberapa, unsur D : buku)
  8. Buku catatan Bahasa Indonesia Ratna terbawa oleh Mita. (unsur M : oleh, unsur D : Mita)

Itulah pengertian frasa setara dan bertingkat beserta contohnya dalam kalimat bahasa Indonesia. Artikel tentang frasa lainnya yang direkomendasikan untuk Anda, adalah : contoh kalimat frasa apositif, contoh frasa endosentris dalam iklan, contoh frasa eksosentris direktif, contoh frasa berpola DM, contoh frasa berpola MDM, contoh frasa berpola MD, contoh frasa ambigu, contoh frasa eksosentris objektif, contoh kalimat berobjek frasa nomina, contoh kalimat berpredikat frasa verba, contoh kalimat bersubjek frasa nomina, contoh frasa eksosentris, contoh kata mejemuk dan frasa, contoh frasa lugas, contoh frasa eksosentris non direktif, contoh frasa endosentris, perbedaan frasa, klausa dan kalimat, perbedaan frasa dan kata, perbedaan frasa dan kalimat, dan contoh frasa eksosentris konektif. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

, , , , , , , , , , , ,
Post Date: Saturday 11th, August 2018 / 15:14 Oleh :
Kategori : frasa