X

5 Contoh Kalimat Langsung Diubah Menjadi Kalimat Tidak Langsung

Salah satu di antara jenis-jenis kalimat yang ada adalah kalimat langsung. Kalimat ini merupakan kalimat yang berupa ucapan atau kutipan ucapan seseorang. Salah satu ciri khas kalimat ini adalah adanya penggunaan tanda petik dua yang menegaskan kutipan atau ucapan seseorang tersebut. Kalimat ini sendiri bisa diubah menjadi bentuk kalimat lain, yaitu kalimat tidak langsung.

Adapun perubahan tersebut bisa dilakukan dengan menghilangkan tanda petik dua pada kalimat langsung, dan menggantinya dengan kata bahwa yang ditempatkan sebelum ucapan seseorang tersebut. Selain itu, ucapan seseorang tersebut juga diubah sesuai kebutuhan kalimat tidak langsung tanpa mengubah maksud dari ucapan tersebut. Dalam bentuk kalimat langsung tertentu, biasanya kata bahwa tidak dipakai.

Untuk lebih memahami seperti apa perubahan bentuk kalimat langsung ke tak langsung, maka artikle kali ini akan ditampilkan beberapa contoh di antaranya. Adapun beberapa contoh tersebut adalah sebagai berikut ini!

Contoh 1:

  • Pak Ujang berkata, “kalian akan kubawa ke polisi, wahai kalian para pencuri!”
    • Pak Ujang berkata pada para pencuri itu bahwa dia akan membara mereka ke polisi.

Contoh 2:

  • Pak guru berkata, “anak-anak, hari ini bapak tidak bisa mengajar karena bapak harus mengikuti rapat antar guru yang akan dilakukan sebentar lagi. Selama bapak nanti, kalian kerjakan dahulu soal-soal yang ada di LKS. Jika selesai, nanti kalian kumpulkan ke Ketua Kelas kalian lalu simpan di meja bapak yang ada di ruang guru.”
    • Pak guru berkata bahwa hari ini dia tidak bisa mengajar karena hari mengikuti rapat guru yang sebentar lagi akan dimulai. Sebagai gantinya, kami disuruh mengerjakan LKS hingga selesai, lalu mengumpulkannya ke Ketua Kelas dan setelah itu disimpan di mejanya yang ada di ruang guru.

Contoh 3:

  • “Kalian, ayo cepat jalannya!” teriak Omar, “nanti pesawatnya keburu terbang.”
    • Umar berteriak kepada kami agar kami harus berjalan cepat, sebab nanti pesawat yang hendak kami naiki keburu terbang.

Contoh 4:

  • Tanpa tendeng aling-aling, dia pun menampar pipi pria itu, dan kemudian berkata, “bagaimana, sakit bukan? Tapi, kau harus tahu, bahwa rasa sakit dari tamparanku ini tidak sebanding dengan sakit hati yang kurasakan akibat perbuatanmu di masa lalu!”
    • Tanda tendeng aling-aling, dia pun menampar pipi pria itu, dan kemudian berkata bahwa rasa sakit dari tamparannya tidaklah sebanding dengan rasa sakit hatinya akibat perbuatan pria itu di masa lalu.

Contoh 5:

  • “Andai aku tidak mengambil keputusan seperti itu,” katanya, “mungkin aku tidak akan menanggung rasa sesal yang teramat dalam ini.
    • Dia berkata bahwa andai dia tidak mengambil keputusan seperti itu, mungkin dia tidak akan menanggung rasa sesal yang teramat dalam tersebut.

Demikianlah beberapa contoh kalimat langsung diubah menjadi kalimat tidak langsung. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian, baik itu mengenai kalimat khususnya, maupun materi pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula jika terdapat kekeliruan yang terkandung di dalam artikel kali ini.

Jika pembaca ingin menambah referensi soal kalimat, maka pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut ini, yaitu: contoh kalimat pernyataan dalam bahasa Indonesia; contoh jenis-jenis kalimat berdasarkan fungsinya; unsur-unsur kalimat dalam bahasa Indonesia; ciri-ciri kalimat dalam bahasa Indonesia; pola kalimat dasar beserta contohnya; serta jenis-jenis kalimat berdasarkan unsurnya. Sekian dan terima kasih.

Categories: Kalimat
Ratna Sumarni S.Pd: