X

Perbedaan Kalimat Majemuk Setara dan Rapatan dalam Bahasa Indonesia

Kalimat Majemuk setara dan rapatan merupakan dua diantara jenis-jenis kalimat majemuk yang ada. Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang terbentuk dari dua kalimat yang derajatnya sama. Sementara itu, kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk yang terbentuk dari dua kalimat yang mempunyai satu unsur kalimat yang sama. Kedua kalimat majemuk ini mempunyai karakteristik masing-masing, sehingga keduanya pun menjadi berbeda antara satu sama lain. Perbedaan antara keduanya pun akan dibahas khusus pada artikel kali ini. Adapun perbedaan-perbedaan tersebut adalah sebagai berikut ini!

1. Unsur Pembentuknya

Letak perbedaan antara kalimat majemuk setara dan rapatan yang pertama adalah unsur pembentuknya. Dari segi ini, kalimat majemuk setara terbentuk oleh dua buah kalimat yang makna kedudukannya setara. Sementara itu, kalimat majemuk rapatan merupakan kalimat majemuk yang dibentuk oleh dua kalimat yang mempunyai satu unsur kalimat yang sama, entah itu unsur subjek, predikat, maupun unsur objek.

Untuk lebih memahami letak perbedaan ini, berikut ditampilkan contoh keduanya disertai dengan letak unsur pembentuk diantara keduanya!

Contoh Kalimat Majemuk Setara

  • Andi sedang mengerjakan tugas sekolah di rumahnya, sedangkan Andre mengerjakan tugas sekolah di rumah temannya.
    • Unsur kalimat majemuk setara di atas adalah kalimat Andi sedang mengerjakan tugas sekolah di rumahnya, dan Andre mengerjakan tugas sekolah di rumah temannya yang berkedudukan setara, di mana kedua kalimat itu sama-sama menceritakan subjeknya (Andi dan Andre) yang sedang mengerjakan tugas.

Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

  • Pak Anwar bekerja di sebuah perusahaan BUMN. (kalimat tunggal 1)
    Pak Handoko bekerja di sebuah perusahaan Multinasional. (kalimat tunggal 2)
    Pak Anwar bekerja di sebuah perusahaan BUMN, sedangkan Pak Handoko di sebuah perusahan multinasional. (kalimat majemuk rapatan)
    • Unsur kalimat majemuk rapatan di atas adalah kata bekerja yang merupakan predikat bagi dua kalimat tunggal pembentuk kalimat majemuk rapatan di atas.

2. Pola Kalimatnya

Letak perbedaan terakhir antara kalimat majemuk setara dan rapatan adalah pola kalimatnya. Dari segi ini, kalimat majemuk setara punya berbagai macam pola penulisan dibanding kalimat majemuk rapatan. Hal ini bisa dilihat dari adanya sejumlah pola khusus pada kalimat majemuk setara, seperti pola menggabungkan, pola mempertentangkan, dan pola memilih. Ketiga pola itu menjadi faktor terbentuknya jenis-jenis kalimat majemuk setara berdasarkan pola kalimatnya. Di lain pihak, kalimat majemuk rapatan tidak mempunyai pola-pola khusus laiknya kalimat pola-pola yang dimiliki kalimat majemuk setara.

Dari pemaparan di atas, bisa disimpulkan bahwa perbedaan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk rapatan terdiri atas dua hal, yaitu unsur pembentuknya dan pola kalimat yang dimiliki keduanya. Kedua perbedaan itu terbentuk karena masing-masing kalimat majemuk itu mempunyai ciri khasnya masing-masing.

Demikianlah pembahasan mengenai perbedaan kalimat majemuk setara dan rapatan dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa contoh kalimat majemuk lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh kalimat majemuk setara dan bertingkat, contoh kalimat majemuk bertingkat dan rapatan, contoh kalimat majemuk rapatan dan campuran, contoh kalimat majemuk setara memilih, dan contoh kalimat majemuk rapatan subjek. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan baru bagi para pembaca sekalian, baik itu di dalam ranah pembahasan kalimat majemuk khususnya, maupun mengenai materi pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih untuk para pembaca sekalian.

Categories: kalimat majemuk
Ratna Sumarni S.Pd: