X

44 Macam Macam Kalimat Berita Beserta Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Macam Macam Kalimat Berita Beserta Contohnya dalam Bahasa Indonesia – Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai jenis jenis kalimat dan contoh dari kalimat inti. Sekarang tiba giliran jenis kalimat yang lainnya yaitu macam macam kalimat berita. Akan tetapi artikel kali ini tidak hanya membahas tentang macam-macam kalimat berita nya saja, tetapi juga pengertian, ciri-ciri, dan contohnya. Selamat belajar!

Pengertian Kalimat Berita

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, berita diartikan sebagai sebuah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Dalam bahasa Indonesia, terdapat juga istilah kalimat berita. Kalimat berita adalah salah satu jenis kalimat yang berisi mengenai informasi atau keterangan tentnag kejadian maupun peristiwa yang sedang hangat terjadi. Jenis kalimat ini ditujukan agar para pembaca mengetahui informasi atau peristiwa yang sedang hangat terjadi.

Ciri Ciri Kalimat Berita

Kalimat berita dapat dibedakan dari kalimat lainnya. Ciri ciri kalimat berita antara lain:

  • Jika berbentuk tulisan, kalimat berita selalu menggunakan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik
  • Jika kalimat berita disampaikan secara lisan ditandai dengan intonasi yang datar atau netral
  • Kalimat berita merupakan fakta bukan opini

Macam Macam Kalimat Berita

Kalimat berita dapat dibedakan menjadi kalimat berita positif, kalimat berita negatif, kalimat berita langsung, dan kalimat berita tidak langsung.

Kalimat Berita Positif

Jenis kalimat berita yang pertama adalah kalimat berita positif. Kalimat berita positif adalah kalimat berita yang memuat peristiwa atau informasi positif. Ciri kalimat berita ini ditandai dengan tidak adanya pengingkaran atau penyangkalan dalam pemberitaannya. Contoh:

  1. Ayah berhasil menjadi pegawai negeri teladan setingkat Kabupaten.
  2. Hujan deras siang ini mengakibatkan beberapa titik di Yogyakarta tergenang banjir.
  3. Panglima TNI turun tangan langsung untuk meredam amarah para pendemo.
  4. Pak Lurah memilih mundur dari jabatan ketika puluhan pegawai kelurahan terbukti korupsi.
  5. Minum putih minimal 8 gelas sehari akan memperbaiki kinerja metabolisme tubuh.
  6. Tina sering pingsan di sekolah karena tidak pernah sarapan di rumah.
  7. Pencarian bangkai pesawat MH370 masih terus dilakukan.
  8. Jakarta sedang bersiap memilih Gubernur dan Wakil Gubernur pada pemilu putaran ke-2.
  9. Yogyakarta semakin meningkatkan keamanan seiring maraknya aksi klitih di jalanan.
  10. Dua tahun setelah bayi lahir adalah masa emas bagi perkembangan otaknya.
  11. BPOM menemukan sejumlah jajanan anak yang ternyata mengandung narkoba.

Kalimat Berita Negatif

Berlawanan dengan kalimat berita positif, kalimat berita negatif adalah kalimat berita yang memuat peristiwa atau informasi negatif atau suatu pengingkaran. Ciri dari kalimat berita negatif adalah penggunaan kata-kata pengingkaran seperti bukan atau tidak. Contoh:

  1. Presiden tidak ingin para menteri mempunyai jabatan ganda di pemerintahan dan partai politik.
  2. Pantai Parangtritis bukanlah satu-satunya destinasi wisata di Yogyakarta.
  3. Ayah bukanlah seorang kepala rumah tangga yang melalaikan tugas dan kewajibannya.
  4. Ibu tidak ingin anak-anaknya mengetahui tentang penyakit yang dideritanya.
  5. Candaan tentang bom bukan merupakan hal yang wajar dilakukan di dalam pesawat yang sedang melakukan penerbangan.
  6. Tidak benar jika pemerintah ingin menambah miskin masyarakatnya yang sudah miskin.
  7. Cumi cumi bukanlah satu-satunya makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi.
  8. Serangan jantung bukan menjadi penyebab meninggalnya ayah.
  9. Kakek tidak menyetujui keputusan ayah untuk menjual rumah dan sawah.
  10. Lamarannya untuk Gadis tidak diterima karena pekerjaannya hanya berpenghasilan kecil.
  11. Karena sakit mendadak, Bu Guru tidak bisa pergi mengajar hari ini.

Kalimat Berita Langsung

Kalimat berita langsung adalah jenis kalimat berita yang memuat informasi yang berasal dari pernyataan seseorang. Informasi yang disampaikan dalam kalimat berita langsung persis sama dengan aslinya. Salah satu penanda kalimat berita langsung adalah intonasi pada kalimat kuitpan lebih tinggi daripada intonasi kalimat pengiringnya. Contoh:

  1. Ibu mengatakan,”Belajarlah dengan giat agar kalian kelak dapat hidup layak dan sukses.”
  2. “Mari kita sukseskan pemilihan kepala daerah tahun ini secara jujur dan adil,”ujar kepala KPU Kota.
  3. Ibu guru mengumumkan,”Besok kalian harus membawa bekal makanan 4 sehat 5 sempurna.”
  4. Toni berkata,”Aku sudah tidak tahan tinggal bersama orang-orang yang tidak menjalankan perintah agama, lebih baik aku pergi.”
  5. “Jika kau tidak berhati-hati maka nyawamulah taruhannya,” ujar Miko.
  6. Ibu mengatakan,”Permasalahan ayah dan ibu jangan sampai membuat kamu dan adik-adik menjadi terganggu dalam belajar”.
  7. “Semoga semua siswa kelas 3 tahun ini dapat lulus dengan nilai yang baik dan dapat diterima di universitas yang diinginkan, ” kata Pak Kepala Sekolah.
  8. Risky berkomentar,”Manusia hidup pasti ada masalah karena interaksi dengan orang lain, jika tidak ingin ada masalah dengan orang lain hiduplah sendiri di hutan.”
  9. Kepala tim Damkar menginstruksikan,”Padamkan api dan selamatkan semua korban “.
  10. “Kami mohon maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup,” jelas Wawan.
  11. Bibi memberitahu,” Ibumu masuk rumah sakit karena terjatuh dari tangga”.

Kalimat Berita Tidak Langsung

Jika sebelumnya adalah kalimat berita langsung, maka jenis kalimat berita selanjutnya adalah kalimat berita tidak langsung. Kalimat berita tidak langsung adalah kalimat yang memuat informasi yang disampaikan tidak sama persis dengan apa yang dikatakan oleh narasumbernya. Penulis atau penutur menyampaikan kembali informasi yang didengarnya dengan kalimatnya sendiri, akan tetapi tidak mengubah isi informasi. Berbeda dengan kalimat berita langsung, intonasi pada kalimat berita tidak langsung cenderung menurun. Contoh:

  1. Ibu guru mengumumkan bahwa kelas A adalah pemenang lomba kebersihan antar kelas.
  2. Ayah memerintahkan semua anak lelakinya untuk melaksanakan sholat di masjid.
  3. Rian berkata pada ibunya bahwa ia ingin perig ke Jakarta untuk mengadu nasib.
  4. Pak Camat menginstruksikan para pamong desa untuk melakukan update data kependudukan.
  5. Presiden PT Siapjaya memerintahkan semua pekerjanya untuk melakukan tes uji narkoba.
  6. Ibu meminta kepada Syila untuk segera mengenakan hijab karena sudah dewasa.
  7. Lisa mengatakan kepada Lili untuk percaya kepada semua yang dilihatnya tentang Romi.
  8. Adik bertanya kepada ayah mengenai alasan perpisahan ayah dan ibu.
  9. Pak Anwar mengumumkan bahwa peringatan 17 Agustus akan diramaikan dengan pentas musik.
  10. Dia menjelaskan bahwa dirinya bukanlah dalang dari semua kerusuhan pagi itu.
  11. Hakim memutuskan bahwa terdakwa tidak bersalah dan dibebaskan dari segala tuntutan.

Demikian artikel mengenai macam macam kalimat berita beserta contohnya dalam bahasa Indonesia. Semoga penjelasan dalam artikel ini mudah dipahami dan dapat dijadikan referensi belajar. Terima kasih.

Categories: Kalimat
Ratna Sumarni S.Pd: