X

12 Contoh Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk Rapatan Subjek

Dua di antara jenis-jenis kalimat berdasarkan strukturnya adalah kalimat tunggal dan kalimat majemuk rapatan subjek. Kalimat tunggal merupakan kalimat yang strukturnya terdiri atas unsur Subjek (S) dan juga Predikat (P). Meski begitu, jenis kalimat ini juga bisa ditambahkan oleh unsur-unsur kalimat dalam bahasa Indonesia lainnya, seperti Objek (O), Pelengkap (Pel), dan Keterangan (K). Sementara itu, kalimat majemuk rapatan subjek merupakan satu di antara jenis-jenis kalimat majemuk rapatan yang struktur kalimatnya berupa gabungan dua klausa atau kalimat yang bersubjek sama.

Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa contoh dari jenis-jenis kalimat tersebut. Contoh-contoh dari keduanya sendiri bisa disimak sebagaimana berikut ini!

A. Contoh Kalimat Tunggal

  1. Ibu sedang memasak gulai kambing di dapur. (S: ibu; P: sedang memasak; O: gulai kambing; K: di dapur)
  2. Bayu menyimpan separuh gajinya ke dalam tabungan. (S: Bayu; P: menyimpan; O: separuh gajinya; K: ke dalam tabungan)
  3. Anak-anak itu tengah bermain bola di tanah lapang perkampungan kami. (S: anak-anak itu; P: tengah bermain; Pel: bola; K: di tanah lapang perkampungan kami)
  4. Andi merupakan anak seorang pejabat di suatu instansi daerah. (S: Andi; P: merupakan anak seorang pejabat; K: di suatu insntansi daerah)
  5. Pak Mulyadi merupakan kepala desa di Desa Sukacita ini. (S: Pak Mulyadi; P: merupakan kepala desa; K: di Desa Sukacita ini)
  6. Pak Usman adalah salah satu pedagang di pasar tumpah ini. (S: Pak Usman; P: adalah salah satu pedagang; K: di pasar tumpah ini)

B. Contoh Kalimat Majemuk Rapatan Subjek

  1. Laras adalah anak Pak Gatot. (kalimat 1)
    Laras adalah anak Bu Nita. (kalimat 2)
    Laras adalah anak Pak Gatot dan Bu Nita. (kalimat majemuk rapatan subjek)
  2. Pak Aceng menetap di Jakarta sejak tahun 1999. (kalimat 1)
    Pak Aceng bekerja di Jakarta sejak tahun 1999. (kalimat 2)
    Pak Aceng menetap dan bekerja di Jakara sejak tahun 1999. (kalimat majemuk rapatan subjek)
  3. Bayu menyukai warna biru. (kalimat 1)
    Bayu tidak menyukai warna hijau. (kalimat 2)
    Bayu menyukai warna biru, dan tidak menyukai warna hijau. (kalimat majemuk rapatan subjek)
  4. Bagas sangat menyukai olahraga sepak bola. (kalimat 1)
    Bagas tidak ingin menjadi seorang pesepak bola. (kalimat 2)
    Bagas sangat menyukai olahraga sepakbola, tetapi tidak ingin menjadi seorang pesepak bola. (kalimat majemuk rapatan subjek)
  5. sandra menyukai tumis kangkung. (kalimat 1)
    Sandra tidak bisa memasak tumis kangkung. (kalimat 2)
    Sandra menyukai tumis kangkung, namun tidak bisa memasak masakan tersebut. (kalimat majemuk rapatan subjek)
  6. Andri berangkat ke kantor pukul tujuh pagi. (kalimat 1)
    Andri pulang ke rumah pukul lima sore. (kalimat 2)
    Andri berangkat ke kantor pukul tujuh pagi, dan pulang ke rumah pukul lima sore. (kalimat majemuk rapatan subjek)

Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian kecil dari contoh kalimat tunggal dan kalimat majemuk rapatan subjek. Pembaca bisa membuat sendiri beberapa contoh dari kedua jenis kalimat tersebut. Dengan ditampilkannya semua contoh di atas, maka pembahasan artikel kali ini dicukupkan saja sampai di sini.

Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian, baik itu mengenai kalimat tunggal dan majemuk rapatan subjek pada khususnya, maupun materi pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan pula jika terdapat kekeliruan di dalam artikel yang ditulis kali ini. Sekian dan terima kasih.

Categories: Kalimat
Ratna Sumarni S.Pd: