X

21 Contoh Kalimat yang Menggunakan Konjungsi Ketika dalam Bahasa Indonesia

Pada beberapa artikel sebelumnya,  kita telah mengenal fungsi konjungsi dan jenis-jenis konjungsi.  Salah satu konjungsi yang paling sering digunakan adalah konjungsi ketika.  Konjungsi ketika digunakan untuk menghubungkan kalimat pertama dengan kalimat kedua yang dilakukan secara bersamaan. Berikut adalah beberapa contoh konjungsi ketika dalam kalimat:

  1. Afifah menyapu halaman ketika ibu memasak di dapur.
  2. Bintang menyanyi ketika mandi.
  3. Bila menonton kartun ketika Kakak sedang belajar.
  4. Mita mengambil sapu di dapur ketika Ibu sedang menggoreng ikan.
  5. Ayah memperbaiki motornya ketika ia sedang libur kerja.
  6. Kodok di halaman belakang bernyanyi ketika hujan turun.
  7. Martha tidak tahu bahwa ponselnya dicuri ketika ia asyik mengobrol dengan Adit.
  8. Buku novel itu dibuat ketika sang penulis mengalami masalah tumah tangga.
  9. Rumah kami berguncang kuat ketika terjadi gempa bumi.
  10. Kirana pulang kampung ketika musim liburan tiba.
  11. Wasiat itu ditulis ketika kakek sedang sakit parah.
  12. Liontin ini diberikan kepadaku ketika aku menjadi menantu di rumah ini.
  13. Gita memberikan hadiah sebuah gitar ketika Aldo berulang tahun.
  14. Meriska menyanyikan lagu romantis ketika Mia menikah.
  15. Ikan itu terlihat sudah mengambang ketika sungai dicemari bahan kimia.
  16. Tinta pulpenku habis ketika sedang mengerjakan soal ujian.
  17. Tika masih mengetik soal ujian ketika semua pegawai sekolah sudah pulang.
  18. Mama menggoreng pisang ketika adik bermain di kamar.
  19. Ayah memberikan sebuah ponsel ketika adik berhasil mendapat rangking pertama.
  20. Jam tanganku hilang ketika bermain di taman tadi.
  21. Komputerku rusak ketika sedang mengerjakan tugas.

Itulah beberapa contoh konjungsi ketika dalam kalimat bahasa Indonesia. Untuk lebih memahami tentang konjungsi, Anda juga dapat mempelajari artikel lain berjudul contoh kalimat konjungsi temporal, konjungsi korelatif, konjungsi kausal, dan berikan contoh kalimat konjungsi sebab akibat.

Ratna Sumarni S.Pd: