X

Contoh Kata Pengantar Buku Novel dalam Bahasa Indonesia

Kata pengantar merupakan suatu tulisan yang berfungsi untuk membuka sekaligus memperkenalkan secara umum sebuah karangan. Tulisan ini biasanya ditempatkan di bagian awal sebuah karangan. Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui seperti apa kata pengantar pada salah satu jenis karangan non ilmiah atau karya fiksi, yaitu novel. Adapun contoh tersebut adalah sebagai berikut ini!

Pengantar¹

Yang Anda hadapi ini versi bahasa Indonesia novel terakhir karya George Orwell. Tujuh bulan setelah karyanya ini terbit, Juni 1949, Orwell meninggal dunia. Begitu terbit, Nineteen Eighty-Four langsung meraup sukses. Orang cenderung menghubungkan sukses itu antara lain dengan kenyataan bahwa dalam karyanya ini Orwell berkisah secara mendebarkan, setidaknya menurut ukuran waktu itu, tentang fantasi remaja: gerilya seks, pembangkangan dan kembelingan, serta teror yang fatal.

Juga, kisah yang heboh ini luas dibaca sebagai komentar atau kritik sosial. Padangan seperti itu barangkali tidak usah mengejutkan. Seperti yang dicitrakan dalam novel ini, kehidupan warga Inggris pun–tempat novel ini ditulis–ketika itu sedang sesak, sumpek, dengan birokrasi pemerintahannya (di baah Partai Buruh yang berkuasa). Bersamaan dengan itu, totaliterisme sedang menghantu. Nazi Jerman yang belum lama berlalu, dan postur Uni Soviet serta Tiongkok yang kekar dan garang masa itu, mencekam kesadaran politik Barat.

Bahkan, karya yang merupakan semacam impian “futuristik” buram ini, yang terbit pada 1949 dan diberi tajuk yang mengacu pada keadaan kehidupan pada 1984, koon sempat pula dicerap sebagai semacam ramalan. Semakin tahun 1984 mendekat, ada suasana yang semakin “tegang seperti ketika orang sedang menyimak bola kristal untuk melihat apa yang sebentar lagi akan terjadi.” Demikian antara lain komentar Ben Pimlott, 1989, pada pengantarnya untuk penerbitan kembali novel ini pada tahun tersebut. Sebagai tanda pengaruh Orwell yang mencengangkan, ketika tahun 1984 itu maikn dekat, “hari-H” di kalender pun ramai dibicarakan–dengan nyaris cemas–di seluruh dunia, seola ini semacam awal suatu milenium baru.

Sekarang semua itu sudah lewat. Sementara orang bertanya-tanya, apakah novel ini masih akan mampu bertahan di rak buku? Hingga berapa lamakah suatu cerita tentang sebuah “masa depan yang sudah lewat” membikin sidang pembacanya tercekam; terkesiap? Memang, pertanyaan itu dapat langsung dibalas dengan pertanyaan: rak buku siapa? Untuk orang yang memandang nobel ini atau novel lain apapun, melulu sebagai paparan atau ramalan tentang keadaan faktual masyarakat, novel ini boleh jadi harus dibuang dari rak bukunya. Tetapi, pembaca yang tidak menjerumuskan dirinya sendiri sebagai hanya memperhatikan segi “reportase lugas” atau “ramalan” itu, barangkali masih menempatkan novel ini di posisi terhormat pada rak bukunya.

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Bentang Pustaka

Demikianlah contoh kata pengantar novel dalam bahasa Indonesia. Untuk menambah referensi soal kata pengantar dan juga novel, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu: contoh kata pengantar singkat, contoh kata pengantar skripsi, contoh kata pengantar buku, contoh kata pengantar proposal, jenis-jenis novel, contoh sinopsis novel, serta perbedaan cerpen dan novel.

Semoga artikel kali ini bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai kata pengantar pada novel khususnya, maupun materi pembelajaran bahasa Indonesia. Mohon dimaafkan pula jika terdapat kesalahan, baik dalam penulisan maupun juga dalam konteks penjelasan materi. Sekian dan juga terima kasih.

¹George Orwell, 1984, Terj. Landung Simatupang, (Yogyakarta: Bentang, 2016), hlm v-vi.

Categories: Karangan
Ratna Sumarni S.Pd: