X

4 Contoh Paragraf Silogisme Alternatif dalam Bahasa Indonesia

Sebelumnya, kita telah mengetahui apa itu pengertian paragraf silogisme, di mana paragraf ini didefinisikan sebagai paragraf yang mengandung silogisme. Selain pengertian, kita juga sudah mengetahui beberapa contoh paragraf silogisme dari tiap jenisnya, mulai dari contoh paragraf silogisme kategorial, hingga contoh paragraf silogisme hipotektik.

Khusus untuk artikel kali ini, kita akan mengetahui beberapa contoh paragraf silogsme jenis lain, yaitu pararaf silogisme alternatif. Paragraf silogisme ini merupakan paragraf silogisme yang PU-nya berupa pilihan-pilihan tertentu. Adapun beberapa contoh dari paragraf ini sendiri adalah sebagai berikut ini!

Contoh 1:

Polanya:

PU: Ade ada di Garut atau di Bogor
PK: Ade ada di Bogor
K: Ade tidak ada di Garut

Paragrafnya:

Banyak spekulasi yang mengatakan bahwa Ade saat ini ada di kota Garut ataupun Bogor. Dari semua spekulasi tersebut, spekulasi bahwa Ade ada di Garut adalah spekulasi yang paling kuat. Bermodalkan spekulasi tersebut, kami pun memutuskan untuk mencari Ade ke sana. Setelah dicari, ternyata Ade tidak ada di kota Garut. Mengetahui hal itu, kami pun lalu memutuskan pergi ke Bogor untuk mencarinya dengan harapan dia ada di sana. Sesampainya di sana, ternyata harapan kami terwujudkan. Ade ternyata ada di Bogor. Keberadaan Ade di Bogor menjadi bukti bahwa spekulasi tentang Ade yang ada di Garut itu salah. Sebab, Ade itu tidak ada di Garut, tapi di Bogor.

Contoh 2:

Polanya:

PU: Laras akan memakai gaun atau batik.
PK: Laras akan memakai batik.
K: Laras tidak akan memakai gaun.

Paragrafnya:

Suatu hari, Laras diberi pilihan oleh ibunya; apakah di pesta nanti dia akan memakai gaun atau memakai batik. Dengan mantap, Laras memutuskan akan memakai batik. Karena memilih untuk memakai batik, maka pada pesta nanti Laras tidak akan memakai gaun seperti pesta-pesta sebelumnya.

Contoh 3:

Polanya:

PU: Dedi akan berkuliah di dalam nageri atau luar negeri.
PK: Dedi akan berkuliah di luar negeri.
K: Dedi tak akan berkuliah di dalam negeri.

Paragrafnya:

Semalam, Dedi ditanyai tentanng perkuliahannya; apakah dia nanti akan berkuliah di dalam negeri, atau berkuliah di luar negeri. Dengan tenang dia menjawab bahwa dia akan berkuliah di luar negeri. Dari keputusannya tersebut, bisa kita simpulkan bahwa kita nanti tidak akan melihat Dedi berkuliah di dalam negeri.

Contoh 4:

Polanya:

PU: aku akan menjadi pekerja lepas atau menerima tawaran kerja dari sebuah perusahaan multinasional
PK: aku akan menjadi pekerja lepas.
K: aku tidak akan menerima tawaran dari sebuah perusahaan multinasional

Paragrafnya:

Semalam, ibu bertanya padaku, apakah tahun depan aku akan tetap menjadi pekerja lepas atau menerima tawaran kerja dari sebuah perusahaan multinasional. Dengan penuh keyakinan, aku pun memutuskan akan tetap menjadi seorang pekerja lepas. Keputusan itu aku ambil dengan penuh kesadaran. Dengan dipilihnya keputusan itu, maka aku harus yakin untuk tidak menerima tawaran kerja dari sebuah perusahaan multiasional yang tentunya sangat menggiurkan.

Demikianlah beberapa contoh paragraf silogisme alternatif dalam bahasa Indonesia. JIka pembaca ingin menambah referensi soal paragraf, maka pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu: jenis-jenis paragraf berdasarkan isinya, jenis-jenis paragraf berdasarkan fungsinya, serta artikel jenis-jenis paragraf berdasarkan posisi kalimatnya. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan baru para pembaca sekalian. Terima kasih.

Categories: Silogisme
Ratna Sumarni S.Pd: