X

3 Contoh Paragraf Eksposisi Ilustrasi dalam Bahasa Indonesia

Beberapa contoh dari beberapa jenis paragraf eksposisi sudah pernah ditampilkan di artikel-artikel sebelumnya. Adapun artikel-artikel tersebut antara lain contoh paragraf eksposisi definisi, contoh paragraf eksposisi klasifikasi, dan contoh paragraf eksposisi proses. Artikel kali ini juga akan menampilkan contoh dari jenis paragraf eksposisi lainnya, di mana jenis paragraf eksposisi tersebut adalah paragraf eksposisi ilustrasi. Paragraf eksposisi ilustrasi sendiri adalah sebuah paragraf yang berisi contoh atau ilustrasi dari suatu tema yang hendak dibahas. Adapun bentuk dari paragraf ini sendiri akan ditampilkan pada contoh-contoh di bawah ini!

Contoh 1:

Sebuah pohon tidak akan besar dengan sendirinya. Sebelum menjadi pohon tinggi menjulang, pohon akan terlebih dahulu menjadi sebuah biji yang ditanam di dalam tanah. Biji tersebut lalu disiram dan dipupuki secara rutin, hingga biji itu pun tumbuh menjadi sebuah pohon besar seiring dengan berjalannya sang waktu.

Ilustrasi di atas sangat cocok untuk menggambarkan proses pendidikan yang semestinya, di mana pendidikan harus berorientasi proses seperti halny yang dijelaskan pada ilustrasi di atas. Pendidikan yang berorientasi proses memang akan memakan waktu yang cukup lama. Namun, hasil yang akan dipetik akan jauh lebih baik tinimbang hasil yang didapat dari proses pendidikan yang instan atau yang dipaksakan. Untuk itu, para pendidik harus menjadikan proses sebagai orientasi utamanya dalam mendidik peserta didik mereka.

Contoh 2:

Ponsel pintar mempunyai sejumlah kelebihan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, sehingga manusia pun menjadi mudah dalam melakukan pelbagai hal. Meski begitu, ponsel pintar mesti digunakan secara bijak agar ponsel tidak rusak dan kehilangan fungsinya. Jika ponsel sampai kehilangan fungsinya, maka ponsel tidak bisa digunakan secara optimal oleh manusia.

Ilustrasi di atas sangat relevan untuk menggambarkan bagaimana kita harus memaksimalkan stamina diri kita dalam bekerja. Sebagaimana penggunaan ponsel pintar, stamina diri kita pun juga harus kita pakai secara optimal dan bijak. Jika dipakai melampaui batas kemampuan, maka kita mengalami kelelahan yang sangat dan akan rentan terhadap pelbagai penyakit yang membuat kita kehilangan stamina dalam bekerja. Untuk itulah, kita mesti bijak dalam mengelola stamina tubuh kita saat bekerja.

Contoh 3:

Jika seekor semut menemukan suatu benda, maka seekor semut tersebut akan memanggil rekan-rekannya untuk mengangkat benda tersebut secara bersama-sama, sehingga benda tersebut pun bisa dibawa dengan mudah. Dengan begitu, benda tersebut bisa dibawa oleh seekor semut itu dan kawannya menuju sarang mereka.

Ilustrasi tersebut sangat cocok untuk mengumpamakan pentingnya sebuah kerja sama dalam suatu kelompok. Jika suatu kelompok hendak membawa kelompoknya untuk menuju kesuksesan, maka seluruh anggota kelompok mesti turut serta untuk membawa kelompok tersebut menuju tujuan yang hendak dicapai. Sebab, tujuan suatu kelompok tidak bisa dicapai oleh satu anggota kelompok saja. Dengan demikian, kerja sama antar anggota kelompok sangatlah penting dalam upaya untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai oleh kelompok tersebut.

Demikianlah beberapa contoh paragraf eksposisi ilustrasi dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa contoh dari jenis-jenis paragraf lainnya, maka pembaca bisa membuka dua artikel rekomendasi ini, yaitu: contoh paragraf persuasi tentang lingkungan, dan contoh paragraf deskripsi tentang ekonomi. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan bagi para pembaca sekalian, baik itu mengenai paragraf pada khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Sekian dan juga terima kasih.

Categories: Paragraf
Ratna Sumarni S.Pd: