X

Imbuhan Serapan dan Contohnya Dalam Kalimat

Imbuhan serapan merupakan imbuhan yang diperoleh dari bahasa asing yang berguna sebagai kata benda atau kata sifat, akan tetapi makna umumnya adalah untuk menandai kata sifat. Imbuhan serapa seringkali diambil dari beberapa bahasa asing seperti bahasa Perancis, bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Belanda dan bahasa Arab.

Imbuhan serapan yang masuk ke dalam bahasa Indonesia terdiri dari beberapa cara, yang berbeda, yakni:

  • Cara Adopsi, pengguna bahasa memakai secara keseluruhan makna kata asing ini. Contoh : kata supermarket, mall.
  • Cara Adaptasi, dalam cara ini, pengguna bahasa hanya menggunakan makna asingnya saja, sedangkan untuk ejaan dan penulisannya disesuaikan dengan ejaan dalam bahasa Indonesia. Contoh : pluralization menjadi pluralisasi, acceprability menjadi akseptabilitas, maximal menjadi maksimal.
  • Cara Penerjemah, pengguna bahasa memakai makna yang terkandung dalam bahasa asing tersebut lalu ditambahkan kembali dalam padanan bahasa Indonesia. Contoh : overlap menjadi tumpang tindih, acceleration menjadi percepatan, try out menjadi uji coba.
  • Cara Kreasi, pengguna bahasa hanya menggunakan konsep dasar yang ada dalam sumber bahasa tersebut, kemudian mencarikan padanan kata yang sesuai dalam bahasa Indonesia. Contoh : spare part menjadi suku cadang, effective menjadi berhasil guna.

Penulisan kata atau imbuhan serapan berbeda dengan penulisan kata yang bukan merupakan kata serapan. Penulisan kata atau imbuhan serapan adalah sebuah cara yang dikombinasikan dengan kata dasar seperti antar menjadi antarwarga, pasca menjadi pascagempa, tuna menjadi tunanetra dan sebagainya.

Namun, dalam penulisan kata atau imbuhan serapan juga ada yang tidak boleh digabungkan dengan kata dasar seperti kata “Non”. Dalam penulisan, kata non harus dipisah dengan memakai tanda strip [-]. Contoh : non-muslim, non-alkohol dan sebagainya.

1. Imbuhan Dari Bahasa Inggris

Bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang sudah dipakai di seluruh bangsa di dunia sebagai alat/cara berkomunikasi. Dibawah ini adalah beberapa contoh kata atau imbuhan dalam bahasa Inggris yang sudah dipakai dalam bahasa Indonesia.

  • Application = Aplikasi
    • Saat ini, sudah banyak aplikasi untuk smartphone yang dapat digunakan untuk mempermudah berbagai kegiatan sehari-hari.
    • Sebagai tenaga administrasi, kami harus mahir mengoperasikan aplikasi excel.
  • Actor = Aktor
    • Indonesia memiliki banyak aktor muda berbakat yang namanya sudah banyak dikenal di mancanegara.
    • Aktor film laga Hongkong yang terkenal itu berkunjung ke Bali.
  • Bus = Bis
    • Bis sekolah yang ada di Amerika Serikat sangat terkenal dengan warna kuning menyala.
    • Sekolah kami menyewakan bis pariwisata untuk mengajak anak-anak mengunjungi Monas.
  • Aquarium = Akuarium
    • Akuarium baru yang dibeli ayah sangat besar, sehingga berbagai ikan hias bisa berenang lebih bebas didalamnya.
    • Di ancol terdapat akuarium raksasa yang di huni oleh berbagai jenis binatang laut.
  • Ballon = Balon
    • Aku dan kakak membeli banyak sekali balon aneka warna yang akan digunakan sebagai penghias pesta ulangtahun adik.
    • Adikku berharap suatu hari kelak ia dapat menaiki balon udara.

2. Imbuhan Dari Bahasa Belanda

Bahasa Belanda juga cukup terkenal bagi orang Indonesia, karena bangsa Indonesia pernah dijajah Belanda. Oleh karenanya, banyak bahasa Belanda yang juga terserap ke dalam bahasa Indonesia. Berikut ini adalah beberapa contoh kata serapan dari bahasa Belanda yang dipakai dalam bahasa Indonesia.

  • Akte = Akte
    • Saat anaknya lahir, ibu itu langsung pergi mengurus akte kelahiran sang buah hatinya tersebut.
  • Atleet = Atlet
    • Susi Susanti adalah salah seorang atlet bulutangkis yang sudah berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata internasional.
  • Berichten = Berita
    • Kasus pembunuhan berantai satu keluarga tersebut menjadi berita panas di seluruh stasiun televisi.
  • Chocolade = Coklat
    • Dari semua rasa, aku sangat menyukai rasa coklat, mulai dari es krim, kue, susu dan lainnya.

3. Imbuhan Dari Bahasa Arab

Ada 2 hal yang mempengaruhi kata atau imbuhan serapan dari bahasa Arab yaitu karena bangsa Arab sering melakukan transaksi dagang dan berinteraksi dengan penduduk Indonesia. Hal kedua adalah karena Indonesia dan Arab merupakan negara yang mempunyai agama mayoritas yakni Islam. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan kata serapa dari bahasa Arab dalam bahasa Indonesia.

  • Abad = Abad
    • Jika dihitung, satu abad sama artinya dengan sepuluh dekade.
  • Haram = Haram
    • Babi adalah salah satu jenis makanan haram yang tidak boleh dikonsumsi umat muslim.
  • Abadi = Abadi
    • Semua makhluk hidup di dunia ini tidak ada yang abadi, cepat atau lambat semuanya akan mati.
  • Halal = Halal
    • Saat bepergian ke luar negeri, pastikan kamu teliti dalam memilih makanan halal yang ada pada negara tersebut.
  • Jumat = Jumat
    • Ayah dan kakak pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Jumat bersama-sama.

Contoh Imbuhan Serapan Dalam Kalimat

  1. Amoral = Tidak Bermoral
    • Tindakan amoral yang dilakukannya membuat seluruh keluarga besarnya malu dan memutuskan untuk pindah dari kota itu.
  2. Prasangka = Tuduhan
    • Prasangka buruk yang sudah dilakukan warga asing itu ternyata tidak terbukti kebenarannya.
  3. Prakarya = Pekerjaan Tangan
    • Saat mendapat tugas prakarya dari sekolah, Adam membuat topeng dari bubur kertas.
  4. Serbaguna = Multifungsi
    • Saat ini, berbagai peralatan rumahtangga hadir dalam fungsi yang serbaguna sehingga lebih praktis saat digunakan.
  5. Prasejarah = Sebelum Sejarah
    • Sebuah piring dari batu berhasil ditemukan sebagai salah satu barang peninggalan prasejarah.
  6. Antipeluru = Tidak Tembus Peluru
    • Semua tentara diharuskan memakai rompi antipeluru saat turun ke medan perang untuk mengamankan diri dari senjata musuh.
  7. Nonformal = Tidak Resmi
    • Leni menempuh pendidikan nonformal untuk memperdalam bahasa Inggris dan bahasa Jepang.
  8. Pascapanen = Masa sesudah Panen
    • Para petani pergi ke tengkulak saat pascapanen untuk menjual hasil ladang mereka.
  9. Swakarya = Hasil Kerja Sendiri
    • Para penduduk desa Sumber Makmur berhasil menjual barang swakarya mereka hingga ke luar negeri.
  10. Antarnegara
    • Kerjasama antarnegara yang dilakukan Indonesia dengan Australia sudah terjalin sejak lama.
  11. Pascagempa = Saat setelah Gempa
    • Pascagempa, penduduk kembali ke rumah masing-masing.
  12. Tunanetra = Orang yang mengalami gangguan dalam penglihatannya
    • Banyak tunanetra di desaku pandai dan mahir dalam memijat.
  13. Non-Islam  
    • Penduduk Indonesia hidup damai dan saling berdampingan antara umat Islam dengan umat non-Islam
  14. Pasca Sarjana = Tingkat pendidikan sesudah Sarjana
    • Sesudah pasca sarjana, Kiki langsung mendapat pekerjaan dengan gaji yang tinggi dan memuaskan.

Demikianlah pengertian dan penjelasan mengenai imbuhan serapan dan contohnya dalam kalimat. Semoga bermanfaat.

Categories: Imbuhan
Ratna Sumarni S.Pd: