8 Ciri Ciri Kalimat Pasif dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Pengertian Kalimat Pasif

Kalimat adalah suatu rangkaian kata yang saling terhubung dan melengkapi hingga informasi yang dimaksud tersampaikan. Selain itu, kalimat merupakan satu kesatuan bahasa untuk mengungkapkan suatu pemikiran secara utuh.

Dalam tata bahasa Indonesia terdapat berbagai jenis jenis kalimat. Berdasarkan subjeknya kalimat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu : kalimat aktif dan kalimat pasif. Dan artikel kali ini kita khusus membahas tentang ciri ciri kalimat pasif dan contohnya dalam bahasa Indonesia.

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai suatu pekerjaan/tindakan atau aktivitas. Subjek pada kalimat pasif berada sebelum predikatnya. Kalimat pasif ini merupakan kebalikan dari kalimat aktif (Ciri ciri kalimat aktif).

Kaedah Kalimat Pasif

  • Tukarkan subjek (pada kalimat aktif) menjadi objek.
    Contoh :

    • Presiden Joko Widodo meresmikan acara peluncuran mata uang rupiah cetakan baru yang berlangsung siang ini di Jakarta. (aktif)
    • Acara peluncuran mata uang rupiah cetakan baru yang berlangsung siang ini di Jakarta diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. (pasif)
  • Ganti awalan me- (pada kalimat aktif) dengan awalan di- pada predikatnya.
    Contoh : meresmikan – diresmikan
  • Tambahkan kata “oleh” di belakang predikat.
    Contoh : meresmikan – diresmikan oleh

Jenis jenis Kalimat Pasif

Berdasarkan subjeknya, kalimat pasif dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut :

  1. Kalimat Pasif Transitif
    Yaitu kalimat pasif yang memiliki objek.
    Contoh : Pemenang lomba itu akan ditentukan oleh para juri.
  2. Kalimat Pasif Intransitif
    Yaitu kalimat pasif yang tidak memiliki objek.
    Contoh : Kemarin aku terjatuh saat melewati jalan berlubang itu.

Selain berdasarkan subjeknya, kalimat pasif dibagi berdasarkan predikatnya, yaitu :

  1. Kalimat Pasif Tindakan
    Kalimat pasif tindakan adalah kalimat pasif dimana predikatnya menyatakan suatu perbuatan/kegiatan/tindakan. Imbuhan yang digunakan adalah di-, ter-, ke- dan kata ganti.
    Contoh : Bunga mawar itu ditanam oleh nenek.
  2. Kalimat Pasif Keadaan
    Kalimat pasif keadaan adalah kalimat pasif yang predikatnya menyatakan keadaan subjek. Kata kerja yang digunakan ditandai dengan kata berimbuhan ke-an.
    Contoh : Pemuda itu ketiduran di halte bus.

Ciri Ciri Kalimat Pasif

  1. subjeknya sebagai penderita
  2. predikatnya berimbuhan di-, ter-, ke-an, ter-kan
  3. predikatnya berupa predikat persona (kata ganti orang)
  4. setelah predikat persona (kata ganti orang) iikuti kata kerja yang kehilangan awalan
  5. penggunaan kata kerja awalan ter- yang menyatakan unsur ketidaksengajaan
  6. objek pada kalimat pasif merupakan subjek pada kalimat aktif
  7. penggunaan kata “oleh” pada kalimat pasif dapat dihilangkan dan tidak merubah makna kalimat
  8. biasanya ditandai dengan adanya kata-kata “oleh” dan “dengan”

Contoh Kalimat Pasif

  • Aku disekolahkan oleh pamanku ke salah satu akademi keperawatan terbaik di kota ini.
  • Laptop Andi dicuri oleh teman satu kamarnya sendiri.
  • Ayah dibuatkan sarapan yang sangat lezat oleh ibu.
  • Dia sangat terkejut karena kedatanganku yang tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Maling itu diringkus oleh polisi ketika sedang mabuk-mabukan di salah satu bar.
  • Kucing berwarna putih itu tertabrak oleh mobil saat melintasi jalan yang ramai ini.
  • Para calon karyawan baru tersebut diwawancarai langsung oleh atasan departemen masing-masing.
  • Koruptor kelas kakap itu akhirnya dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 15 tahun oleh pengadilan.
  • Seluruh hamparan ladang itu ditanami tumbuhan jagung oleh ayah.
  • Aku selalu ketiduran setiap kali pelajaran ekonomi karena gurunya sangat membosankan.
  • Andi ketagihan minuman alkohol sejak ia masih berseragam putih abu-abu.
  • Budi dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi dalam kasus perampokan yang menimpa tetangga sebelah rumahnya.
  • Dia sangat terpukul atas kepergian sahabat masa kecilnya itu.
  • Kamarku yang berantakan dirapikan oleh ibu.
  • Aku diberikan beasiswa kurang mampu oleh pihak sekolah.
  • Kami merasa tertipu oleh agen perumahan gadungan itu.
  • Kegagalan tim sepakbola kami disebabkan oleh wasit yang tidak profesional itu.
  • Dompetku terjatuh saat kami sibuk berbelanja di pasar bersama ibu.
  • Ayah dan ibu merasa sangat terharu ketika menghadiri acara wisudaku.
  • Muntahan kucing itu terinjak oleh adik saat ia asyik bermain di halaman.
  • Ara sering dibully oleh teman-teman sekelasnya saat masih duduk di bangku SD.
  • Tas mahal itu dibelikan oleh salah seorang sahabatku yang baru pulang liburan dari Prancis.
  • Para warga kampung itu terselamatkan dengan adanya sebuah masjid yang masih berdiri kokoh ditengah terjangan banjir.
  • Seorang bayi akan diberi nama oleh ayah atau ibunya.
  • Keberhasilan akan didapatkan dengan kerja keras.

  • Kebaikan dan ketulusan hati seseorang tidak ditandai dengan penampilannya.
  • Keanu ditemani oleh ibunya saat mengikuti lomba mewarnai kemarin.
  • Rumah baru itu diberi cat warna biru muda oleh ayah.
  • Baju seragam sekolahku disetrika oleh ibu setiap hari Minggu.
  • Anak malang itu dianiaya dan dibunuh oleh ibunya sendiri.
  • Bajuku dibasahi oleh keringat karena cuaca yang sangat panas hari ini.
  • Permen karet itu tertelan oleh adik Budi.
  • Mangga itu dilempar oleh anak-anak kampung sebelah.
  • Restoran bintang 3 ini didirikan oleh ibu Sri.
  • Duri bunga mawar itu terinjak oleh Anita saat asyik bermain sambil berlari.
  • Tugas akhir itu sudah kuserahkan kepada dosen pembimbing.
  • Tender proyek bendungan itu dimenangkan oleh perusahaan milik pamanku.
  • Buku cerita itu dibacakan oleh nenek setiap malam saat aku akan tidur.
  • Mobil itu terjatuh ke jurang yang dalam setelah mengalami pecah ban saat berada di pinggir jurang tersebut.
  • Soal ujian kemarin sedang dibahas oleh ibu guru di depan kelas.
  • Billy dihukum oleh bapaknya karena hampir setiap hari bolos sekolah.
  • Buah itu sudah kucuci sebelumnya.
  • Makanan itu disediakan oleh pihak penyelenggara bagi seluruh peserta.
  • Pilkada itu dimenangkan oleh pasangan yang berada di urutan no 1.
  • Sepeda milikku sedang diperbaiki oleh ayah.
  • Ia diberhentikan dari jabatannya dengan tidak hormat karena kasus penggelapan dana perusahaan.
  • Ia mudah terlena dengan bujuk rayu seorang penipu.
  • Bangkai hewan buas itu terdampar dan membusuk di pinggir laut.
  • Acara perpisahan siswa kelas 3 ini juga dihadiri oleh alumni-alumni tahun sebelumnya.
  • Lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara bendera pada hari kemerdekaan 17 Agustus kemarin.
  • Kesedihan sering ditandai dengan adanya airmata.
  • Daun jeruk dimanfaatkan oleh ibu agar masakanya lebih enak.

Kalimat pasif merupakan kebalikan dari kalimat aktif. Demikianlah pembahasan tentang ciri ciri kalimat pasif dan contohnya dalam bahasa indonesia. Semoga bermanfaat.

, , , ,
Post Date: Tuesday 20th, December 2016 / 15:20 Oleh :
Kategori : Kalimat