15 Contoh Frasa Nomina dalam Bahasa Indonesia

Dalam susunan bahasa Indonesia terdapat tiga hal yang mengisi sebuah kalimat utuh yaitu kata, frasa dan klausa. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dimana kata merupakan satuan terkecil sedangkan klausa sebagai satuan terbesar diantara ketiganya. Untuk melengkapi bahasan kita pada artikel sebelumnya mengenai jenis jenis frasa, maka dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai contoh frasa nomina dalam bahasa Indonesia, lengkap dengan pengertian dan jenis-jenisnya.

Frasa merupakan gabungan dua atau lebih kata yang terdapat dalam satu kalimat yang sama. Sedangkan pengertian dari nomina adalah kata benda. Maka, pengertian frasa nomina adalah gabungan dua atau lebih kata benda dalam satu kalimat yang sama, dimana gabungan tersebut merupakan perluasan dari satu kata benda yang dapat berupa keterangan tambahan atau pelengkap.

Frasa nomina terbagi menjadi 3 jenis, yaitu sebagai berikut :

1. Frasa Nomina Modifikatif : frasa nomina yang sebagian kata tidak sama dengan kata lainnya dan berperan sebagai keterangan tambahan atau pelengkap.

Misal : rumah mungil, bulan pertama, lemari besi, sepeda lipat, motor matic, jam tangan, bola basket, telapak tangan dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat :

  • Pada bulan pertama masa kuliah dulu terasa sangat berat bagiku karena menjalani dua aktifitas sekaligus yaitu kuliah sambil bekerja.
  • Dokumen penting seperti sertifikat rumah sebaiknya disimpan didalam lemari besi agar lebih aman baik dari pencurian maupun bencana alam.
  • Bagi seorang pecinta olahraga sepeda yang sering berpindah tempat tinggal, sepeda lipat dapat menjadi pilihan alternatif yang tepat sebagai pengganti sepeda biasa.
  • Mayoritas kaum wanita memilih motor matic sebagai pilihan kendaraan yang menemani aktifitas harian mereka karena kemudahannya dibandingkan jenis motor lain.

2. Frasa Nomina Koordinatif : frasa nomina yang keseluruhan gabungan kata tersebut berperan sebagai unsur inti yang memiliki fungsi setara.

Misal : dunia akhirat, lahir batin, sandang pangan, hak dan kewajiban, sayur mayur, dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat :

  • Aku sudah siap lahir batin jika memang ayah harus pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya.
  • Para ibu yang memiliki anak-anak usia pertumbuhan disarankan memasukkan sayur mayur ke dalam daftar makanan wajib setiap harinya.
  • Pemerintah berkewajiban untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan sandang pangan seluruh rakyat dengan cara mengurus dan mengontrol ketersediaan pasokan dan stok secara nasional.
  • Setiap warna negara memiliki hak dan kewajiban yang sama yang diatur dalam UUD 1945.
  • Hiduplah dengan baik dan benar, agar kau selamat dunia akhirat.

3. Frasa Nomina Apositif : frasa nomina yang sebagian dari gabungan kata tersebut berperan sebagai pengganti unsur inti.

Misal : Anton mahasiswa teladan itu, burung Cendrawasih burung langka dari Irian, Banjarmasin kota seribu sungai, Jakarta ibukota negara dan lain sebagainya.

Contoh Kalimat :

  • Jakarta, Ibukota Negara Indonesia saat ini kembali dilanda banjir yang telah menjadi bencana musiman selama beberapa tahun lamanya.
  • Burung Cendrawasih, burung langka dari Irian menjadi salah satu kekayaan satwa yang hanya dimiliki oleh negara Indonesia.
  • Bendera negara Indonesia, Sang Saka Merah Putih merupakan barang wajib yang selalu mengisi upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus di Istana Negara.
  • Jepang, Negeri Matahari terbit, bukan hanya terkenal dengan keindahan sejuta sakuranya saja, tetapi juga terkenal dengan negara sejuta stasiun.
  • Liburan tahun depan kami berencana ingin mengunjungi Bali, Pulau dewata.

Gabungan kata dalam frasa nomina tidak ada yang berkedudukan sebagai predikat melainkan hanya memiliki satu makna gramatikal (bersifat non-predikatif).

Demikianlah pembahasan kita kali ini tentang contoh frasa nomina dalam bahasa Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat.

, , , , ,
Post Date: Friday 24th, February 2017 / 04:29 Oleh :
Kategori : frasa