4 Jenis-Jenis Adverbia berdasarkan Perilaku Sintaksisnya dalam Bahasa Indonesia

Adverbia atau kata keterangan merupakan suatu kata yang berfungsi sebagai pemberi keterangan pada beberapa jenis-jenis kata dan juga berfungsi sebagai keterangan pada jenis-jenis kalimat tertentu. Kata ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan kriteria tertentu, entah itu berdasarkan bentuknya, sintaksisnya, ataupun semantiknya. Pada artikel kali ini, kita akan mengetahui apa saja jenis-jenis kata keterangan atau adverbia yang digolongkan berdasarkan perilaku sintaksisnya, di mana menurut laman id.wiktionary.org, jenis-jenis adverbia berdasarkan perilaku sintaksisnya tersebut terbagi atas empat jenis, yaitu:

1. Adverbia yang Mendahului Kata yang Hendak Diterangkan Olehnya

Adverbia ini merupakan adverbia yang posisinya ada sebelum kata yang hendak diterangkan oleh adverbia tersebut.  Misalnya:

  • Kamar mandi itu sangat jorok.
    • Kata sangat pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mendahului kata jorok yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.
  • Dia sangat ahli di bidang teknologi komunikasi.
    • Kata sangat pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mendahului kata ahli yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.
  • Orang itu begitu mudah ditipu oleh teman-temannya.
    • Kata begitu pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mendahului kata mudah yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.

2. Adverbia yang Mengikuti Kata yang Hendak Diterangkan Olehnya

Kebalikan dari adverbia sebelumnya, adverbia ini merupakan adverbia yang letaknya ada setelah kata yang hendak diterangkan oleh kata ini. Contohnya:

  • Wah, merdu sekali suaranya!
    • Kata sekali pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mengikuti kata merdu yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.
  • Aku hanya membeli minuman saja di warung itu.
    • Kata saja pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mengikuti kata minuman yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.
  • Rumah itu pun hangus seketika.
    • Kata seketika pada kalimat di atas merupakan adverbia yang mengkuti kata hangus yang hendak diterangkan oleh kata tersebut.

3. Adverbia yang Mendahului atau Mengikuti Kata yang Hendak Diterangkannya

Adverbia ini merupakan adverbia yang bisa ditempatkan sebelum atau setelah kata yang hendak diterangkan oleh kata ini. Contohnya:

  • Aku selalu mencintainya.
    • Pada kalimat di atas, adverbia selalu berada sebelum kata mencintainya yang hendak diterangkan oleh kata tersebut. Kata tersebut bisa juga ditempatkan setelah kata mencintainya, sehingga kalimat di atas akan menjadi: aku mencintainya selalu.
  • Aku mengaguminya diam-diam.
    • Adverbia diam-diam pada kalimat di atas diletakkan setelah kata mengagguminya yang hendak diterangkan oleh kata tersebut. Kata tersebut bisa ditempatkan sebelum kata mengaguminya, sehingga kalimat di atas akan menjadi: aku diam-diam mengaguminya.

4. Adverbia yang Mendahului dan Mengikuti Kata yang Hendak DIterangkannya

Adverbia ini merupakan adverbia yang ada sebelum dan sesudah kata yang hendak diterangkannya, sehingga kata yang hendak diterangkan tersebut berada di antara adverbia ini. Misalnya:

  • Dia hanya termangu saja di taman itu.
    • Hanya dan saja adalah adverbia yang menerangkan kata termangu yang berada di antara dua adverbia tersebut.
  • Aku yakin kalau dia bukan warga sekitar yang tinggal di sekitar kampung ini.
    • Bukan dan sekitar adalah adverbia yang menerangkan sekaligus mengapit kata yang hendak diterangkannya, yaitu warga.

Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis adverbia berdasarkan perilaku sintaksisnya dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa jenis kata lainnya, maka pembaca bisa membuka artikel jenis-jenis kata kerja, jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata depan, dan jenis-jenis kata tanya. Semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

, , , , , , , ,
Post Date: Monday 12th, February 2018 / 10:43 Oleh :
Kategori : Kata Kata