4 Cara Menulis Resensi Film dalam Bahasa Indonesia

Resensi adalah sebuah karangan yang membahas suatu karya, baik itu buku, lagu, ataupun film. Resensi sendiri berfungsi sebagai pemberi gambaran kepada khalayak mengenai seperti apa karya yang hendak mereka hadapi. Selain itu, resensi juga berfungsi memberi gambaran kepada kahlayak tentang layak tidaknya sebuah karya disimak oleh para khalayak.

Khusus pada artikel kali ini, kita akan membahas seputar resensi film, terutama dari segi cara penulisannya. Hal ini dibahas supaya kita mengetahui teknis penulisan resensi film yang tepat. Dengan mengetahui teknis penulisan resensi, diharapkan para pembaca bisa menulis resensi film secaaara tepat, sehingga pembaca bisa memberi gambaran informasi suptar film yang diresensi, serta tingkat kelayakan film tersebut untuk ditonton.

Dalam penulisannya, resensi film mesti dilakukan dengan beberapa cara khusus. Adapun cara-cara menulis resensi film yang dimaksud adalah sebagai berikut ini!

1. Tulis Identitas Film

Cara menulis resensi film yang pertama adalah dengan menuliskan identitas atau data film tersebut. Identitas film sendiri terdiri atas: judul film, sutradara, penulis naskah, produser, pemeran, durasi, bahasa, negara asal film, dan tempat produksi film tersebut. Khusus untuk pemeran, nama-nama pemeran yang hanyalah tokoh-tokoh utamanya saja. Selain data-data tersebut, identitas film juga bisa ditambah dengan data nama simatografer, penata musik, distributor, dan penyunting dari film tersebut.

2. Menuliskan Ringkasan Cerita Film Tersebut

Cara kedua menulis resensi film adalah menulis ringkasan cerita dalam film tersebut. Ringkasan ini ditulis agar pembaca dapat memperoleh garis besar atau inti dari film tersebut. Rigkasan film sendiri bisa berasal dari sinopsis film yang kita kembangkan dalam bahasa kita sendiri. Atau, bisa juga berasal dari apa yang ditangkap penulis saat menonton film tersebut.

3. Menulis Ulasan Kelebihan dan Kekurangan Film

Setelah menulis ringkasan cerita film, maka langkah selanjutnya adalah menuliskan kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada film tersebut. Adapun aspek yang perlu dibahas kelebihan dan kekurangan pada film tersebut antara lain jalan cerita, visual (penataletakkan kamera, pemilihan latar belakang, dan sebagainya), dan karakter-karakter dalam film.

4. Menulis Kesimpulan

Setelah semua kelebihan dan kekurangan dibahas, maka langkah terakhir yang mesti dilakukan adalah menulis kesimpulan dari resensi yang dibuat. Kesimpulan sendiri berisi tentang layak-tidaknya film itu disimak oleh para penonton.

Dari pembahasan di atas, bisa disimpulkan bahwa cara menulis resensi film terdiri atas empat cara, di mana cara-cara tersebut antara lain menulis identitas film, ringkasan, film, keunggulan dan kekurangan, serta kesimpulan resensi. Bila dilihat, sebetulnya cara menulis resensi film ini mirip dengan cara menulis resensi buku. Hanya saja, objek yang diresensinya saja yang berbeda.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menulis resensi film dalam bahasa Indoensia. Jika pembaca ingin menambah referensi seputar resensi, sinopsis, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan karangan, pembaca bisa membuka artikel berkut, yaitu: contoh resensi buku novel, contoh resensi buku pelajaran, contoh sinopsis film, contoh sinopsis buku nonfiksi, contoh biografi pahlawan, serta contoh autobiografi singkat tentang diri sendiri.

Semoga artikel kali ini bermanfaat dan mampu menambah wawasan baru bagi pembaca sekalian, baik itu mengenai resensi khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya. Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan dan kekeliruan dalam artikel kali ini, entah itu dari segi penulisan ataupun pemaparan materinya. Sekian dan terima kasih.

 

, , , , , , ,
Post Date: Saturday 05th, May 2018 / 02:03 Oleh :
Kategori : Karangan