8 Ciri-Ciri Verba dan Nomina dalam Bahasa Indonesia

Ciri-Ciri Verba dan Nomina dalam Bahasa Indonesia – Verba (jenis-jenis kata kerja) dan nomina (jenis-jenis kata benda) adalah dua di antara jenis-jenis kata, selain jenis-jenis kata sifat, jenis-jenis kata tanya, jenis-jenis kata keterangan, jenis-jenis kata serapan, jenis-jenis kata bilangan, jenis-jenis kata ganti, jenis-jenis kata ganda, jenis-jenis kata tugas dan contohnya, dan lain sebagainya.

Verba merupakan kata yang menerangkan proses atau sebuah tindakan. Kata ini biasanya sering dipakai dalam kalimat aktif dan kalimat pasif. Sementara itu, nomina adalah kata yang menerangkan nama-nama benda, baik itu benda yang dapat dilihat dengan kasat mata (contoh kata benda konkret dalam bahasa Indonesia), maupun benda yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata (contoh kata benda abstrak dalam bahasa Indonesia)

Seperti halnya jenis-jenis kata pada umumnya, verba dan nomina mempunyai sejumlah ciri khas masing-masing. Ciri-ciri pada keduanya tersebut akan dibahas di bawah ini.

1. Ciri-Ciri Kata Kerja atau Verba

Verba atau kata kerja mempunyai sejumlah ciri, yaitu:

1. Dapat Dijadikan Predikat

Seperti yang sudah disebutkan di awal, bahwa verba bisa dijadikan sebuah predikat, khususnya pada kalimat aktif dan kalimat pasif. Contoh kata kerja dalam bahasa Indonesia atau verba yang dapat menjadi predikat adalah sebagai berikut:

  • Ibu mencuci piring di dapur.
  • Bibi memasak rendang hari ini.

2. Menyatakan sebuah kegiatan

Pada dasarnya, sebuah verba memang bermakna suatu perbuatan atau kegiatan. Misalnya:

  • Makan yang bermakna kegiatan memasukkan makanan ke dalam mulut.
  • Minum yang bermakna kegiatan memasukkan air atau minuman lainnya ke dalam mulut.

3. Dapat Diikuti Oleh Nomina (kata benda), Adjektiva (Kata Sfat) atau Adverbia (Kata Keterangan)

Ciri di atas berlaku saat verba menjadi predikat dalam suatu kalimat. Misalnya:

  • Ayah membaca koran di depan rumah.
    • Pada kalimat di atas, kata membaca merupakan verba yang diikuti oleh koran (nomina) dan di depan rumah (adverbia)

4. Tidak Dapat Diberi Imbuhan ter-

Jika verba diletakkan pada sebuah kalimat bermakna paling, maka verba tersebut tidak bisa diberi makna imbuhan ter- dan contohnya dalam kalimat. Misalnya:

  • Andi sangat (ter) senang bermain bola.

5. Dapat Diikuti Oleh Kata Pengingkaran Tidak

Dalam sebuah kalimat, verba bisa ditambahkan kata pengingkaran tidak. Misalnya:

  • Aku tidak sarapan pagi ini.
  • Ayah tidak membaca koran pagi ini.

2. Ciri-Ciri Nomina

Ciri-ciri nomina adalah sebagai berikut:

1. Dapat Menjadi Subjek atau Objek

Dalam sebuah kalimat, nomina bisa berperan sebagai subjek maupun objek. Contoh kata benda dalam kalimat atau nomina:

  • Ayah Sedang membaca koran di beranda. (nomina Ayah: subjek, nomina koran: objek)
  • Adik membaca komik di kamarnya. (nomina adik: subjek, nomina komik: objek)

2. Dapat Diikuti Dengan Kata Pengingkaran Bukan

Jika verba dapat diikuti kata tidak, maka nomina dapat diikuti dengan kata bukan. Misalnya:

  • Tas itu bukan tas milikku.
  • Pria berambut ikal itu bukan warga pemukiman ini.

3. Dapat Membentu Makna Linguistik

Jika nomina digabung dengan kata lain (dengan adjektiva misalnya), maka nomina akan membentuk makna linguistik atau makna yang tidak mempunyai predikat di dalamnya. Misalnya:

  • Mobil mewah itu adalah milik Pak Aksan. (mobil mewah: mobil (nomina) + mewah (adjektiva))
  • Hari ini Monik memakai kemeja putih. (kemeja putih: kemeja (nomina) + putih (adjektiva))

Demikianlah ciri-ciri verba dan nomina dalam bahasa Indonesia. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan mampu menambah wawasan dari para pembaca sekalian. Sekian dan terima kasih.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , ,
Post Date: Wednesday 29th, November 2017 / 06:16 Oleh :
Kategori : Kata Kata