17 Jenis-Jenis karangan Berdasarkan Bobot Isinya

Karangan merupakan suatu karya tulis yang berisi cerita atau tujuan tertentu di dalamnya. Karangan sendiri terbagi atas beberapa jenis, baik secara umum ataupun berdasarkan kategori tertentu. Khusus untuk artikel kali ini, kita akan mengetahui jenis-jenis karangan berdasarkan kategori tertentu, di mana kategori tersebut adalah bobot isi dari jenis-jenis karangan tersebut. Adapun jenis-jenis karangan berdasarkan bobot isinya tersebut adalah sebagai berikut ini!

1. Karangan Ilmiah

Jenis-jenis karagan berdasarkan bobot isinya yang pertama adalah karangan ilmiah. Karangan ini merupakan karangan yang bobot isinya sangat ilmiah. Dikatakan sangat ilmiah karena isi karangan ini tercipta dari hasil pengamatan langsung yang kemudian dianalisis dengan sejumlah perangkat ilmu tertentu, dan setelah itu disajikan dengan metode penulisan ilmiah yang sudah baku. Karangan ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, di mana jenis-jenis karangan ilmiah tersebut antara lain:

  • Makalah: merupakan karangan ilmiah yang lazim dibuat oleh pelajar atau mahasiswa untuk memenuhi tugas dari guru atau dosen. Selain itu, makalah juga bisa diartikan sebagai karangan ilmiah yang dibuat untuk dibacakan dalam suatu persidangan khusus.
  • Tugas Akhir: merupakan karangan ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa D3 dengan tujuan untuk memenuhi syarat kelulusan mereka.
  • Skripsi: merupakan karangan ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa S1 dengan tujuan untuk memenuhi syarat kelulusan mereka.
  • Tesis: sama seperti tugas akhir dan skripsi, karangan ilmiah ini juga dibuat sebagai syarat kelulusan jenjang pendidikan tertentu, di mana jenjang pendidikan tersebut adalah Magister atau yang biasa dikenal dengan sebutan jenjang S2.
  • Disertasi: merupakan karangan ilmiah yang dibuat sebagai syarat kelulusan mahasiswa S3.

2. Karangan Semi ilmiah

Jenis-jenis karangan berdasarkan bobot isinya yang selanjutnya adalah karangan semi ilmiah. Karangan ini sendiri merupakan karangan yang bobot isinya tidak terlalu ilmiah. Hal ini dikarenakan isi karangan ini adalah penggabungan antara suatu hal yang ilmiah dengan suatu hal yang fiktif atau tidak ilmiah. Karangan ini sendiri terbagi atas beberapa jenis, di mana jenis-jenis karangan semi ilmiah tersebut adalah:

  • Artikel: merupakan karangan semi ilmiah yang isinya bisa berupa pengalaman dan imajinasi penulis, ilmu pengetahuan, dan bahkan penelitian ilmiah.
  • Editorial: merupakan karangan semi ilmiah yang berisi pandangan suatu media terhadap isu-isu tertentu.
  • Featuremerupakan karangan semi ilmiah yang ditulis dengan gaya bahasayang khas.
  • Opini: merupakan karangan semi ilmiah yang berisi pendapat seseorang terhadap suatu isu.
  • Resensi: karangan semi ilmiah yang berisi ulasan suatu karya (buku, film, musik, dan sejenisnya)

3. Karangan Non Ilmiah

Jenis-jenis karangan berdasarkan bobot isinya yang terakhir adalah karangan non ilmiah. Bobo isi dari karangan ini adalah sanat non ilmiah. Hal ini disebabkan karena karangan ini sepenuhnya terbentuk dari subjektivitas, imajinasi, serta kreatifvitas penulis. Meski begitu, terkadang ada juga unsur ilmiah di dalam karangan ini. Hanya saja, unsur tersebut sangatlah sedikit. Karangan ini sendiri terdiri atas beberapa jenis, di mana jenis-jenis karangan non ilmiah tersebut adalah:

  • Dongeng
  • Cerpen
  • Drama
  • Novel

Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis karangan berdasarkan bobot isinya. Jika pembaca ingin menambah referensi seputar karangan, pembaca bisa membuka beberapa artikel berikut, yaitu: jenis-jenis karangan berdasarkan cara penyajiannya, jenis-jenis prosa fiksi, serta artikel jenis-jenis prosa non fiksi. Semoga bermanfaat untuk para pembaca sekalian. Sekian dan juga terima kasih.

, , , , , , ,
Post Date: Monday 14th, May 2018 / 10:40 Oleh :
Kategori : Karangan